Rilis ArcGIS Pro 2.3, Kini Ada Tools Untuk Deteksi Pohon Kelapa Sawit

Image Analyst di ArcGIS Pro 2.3 Terbaru memiliki Toolset Deep Learning yang mampu mendeteksi pohon kelapa sawit dari foto udara atau citra satelit.

Geotekno.com– ESRI minggu lalu merilis versi terbaru ArcGIS Pro 2.3 dengan beberapa peningkatan mulai dari penambahan tool serta tampilan desain baru. Berikut beberapa improvement dari ArcGIS Pro 2.3.

Memulai Project ArcGIS Pro 2.3

Jika di versi sebelumnya pengguna dipaksa untuk membuat project baru atau mengggunakan project yang pernah di buat sebelumnya saat memulai ArcGIS Pro, maka di versi 2.3 pengguna bisa bekerja tanpa harus membuat project terlebih dahulu.

Pengguna bisa lakukan konfigurasi bagaimana ArcGIS Pro dimulai, dengan atau tanpa project terlebih dahulu. Bahkan pengguna bisa langsung membuka peta, layout dan map/layer package langsung dari Windows Explorer.

Report

Pengguna kini bisa membuat report atau laporan sebagai item project dan disimpan di folder khusus di panel Catalog dengan penamaan file ekstensi khusus (*.rptx).

Dengan adanya report ini pengguna bisa pengguna bisa menjelaskan hal banyak tentang project yang dikerjakan termasuk susunan tabel serta statistik dari project tersebut. Report bisa juga di konversikan ke format PDF.

Ukur Dimensi

Di ArcGIS Pro terbaru, pengguna bisa mengetahui ukuran dimensi dalam bentuk anotasi yang menampilkan panjang atau jarak tertentu pada peta. Misalnya mengukur jarak antar dua ujung pipa dari sisi parcel. Pengguna bisa mengatur sudut pengukuran dan mengatur offset untuk membaca ukuran yang paling optimal.

Toolset Deep Learning

Inilah tool yang banyak menarik perhatian terutama bagi pengguna di Indonesia, karena dengan toolset Deep Learning yang menjadi bagian dari Image Analyts Tool ini, ArcGIS Pro 2.3 mampu mendeteksi pokok pohon kelapa sawit dari foto udara atau citra satelit.

Toolset ini memanfaatkan setting GPU to menampilkan analisis dengan menggunakan beberapa model framework deep learning sperti TensorFlow, CNTK dan Keras. Penjelasan tentang Deep Learning dan framework-nya bisa dibaca pada link dari ESRI ini.

Baca Juga :E-Book Gratis : Mapping With Style Using ArcGIS Pro

Attribute Rules dan Contingent Value

Attributes ArcGIS Pro 2.3 kini memiliki Rule baru dalam beberapa tipe. Pengguna bisa mengatur dan mengganti rule, melakukan export dan import rule serta menghapus rule dan sebagainya.

Dengan Continget Attribute, pengguna kini bisa membuat value dari dari sebuah field yang nilai bergantung pada field lainnya memanfaatkan domain dan field group.

3D Measure Tool

Dengan memanfaatkan Tool Empirical Bayesian Kriging 3D, memungkinkan pengguna untuk melakukan interpolasi titik dan memperkirakan nilai di semua lokasi di antara titik-titik dalam ruang 3D. Termasuk juga tool baru yang tersedia adalah 3D Measure Tool dimana pengguna bisa mengukur dimensi 3D seperti tinggi bangunan dengan tampilan yang menawan.

Editing Tools

ArcGIS Pro 2.3 melengkapi tool editing untuk memperkaya fungsi editing yang telah ada sebelumnya.

  • Divide untuk membagi garis atau polygon sesuai dengan nilai tertentu yang ditentukan oleh pengguna.
  • FIllet untuk membuat circular arc yang bersinggungan antara dua segmen dan memotong atau memperpanjang kedua segmen tersebut.
  • Generalize Polyline yang mampu mempertahankan bentuk shape yang rumit baik untuk polyline maupun polygon.
  • Split membagi satu atau lebih fitur target terpilih. Fitur ini termasuk di tab By Feature.

ArcGIS Pro LocateXT

Dengan Extensi baru LocateXT ini, ArcGIS Pro mampu mendeteksi dan melakukan ekstraksi dari suatu dokumen / report, bahkan dari media sosial media.

Pengguna cukup melakukan drag and drop dari report atau tulisan lain yang mengandung koordinat, maka secara otomatis, ArcGIS Pro akan menampilkan point koordinat tersebut tanpa pengguna harus melakukan entri terlebih dahulu.

Itulah sebagian fitur baru yang terdapat di ArcGIS Pro 2.3. Bagi Anda yang memiliki lisensi Personal Use bisa langsung melakukan update saat pertama kali membuka ArcGIS Pro di menu About. Ukuran file untuk upgrade sekira 1,2 GB.

Berikut di bawah ini, video dari ESRI yang menunjukkan fitur-fitur terbaru dari ArcGIS Pro 2.3