Google Earth Engine Plugin for QGIS Telah Di Rilis

Google Earth Engine Plugin for QGIS versi 0.01 baru dirilis beberapa hari yang lalu untuk QGIS minimum versi 3.8.

Google Earth Engine  Plugin  for QGIS

Google Earth Engine (GEE) adalah platform komputasi awan yang dirancang untuk menyimpan dan memproses set data citra satelit yang besar pada skala petabyte (1,000 TB) untuk analisis data remote sensing.

Arsip data yang besar ini termasuk yang dari citra satelit lain (Landsat, MODIS, Sentinel dll), serta set data vektor berbasis Sistem Informasi Geografis (SIG), sosial, demografis, cuaca, model elevasi digital, dan layer data iklim.

google earth engine console

Dengan Google Earth Engine, penggunanya bisa memanfaatkan keunggulan pemrosesan analisa citra satelit/remote sensing, karena beberapa kelebihan yang dimiliki oleh GEE, diantaranya:

  1.  History data citra satelit tersedia hingga 40 tahun yang lalu dan terus di update hingga akuisisi citra satelit terbaru.
  2. Processing data di cloud dengan memanfaatkan server milik Google. Pengguna tidak perlu memusingkan spesifikasi computer yang digunakannya untuk melakukan prosesing citra satelit yang biasanya membutuhkan spesifikasi computer tinggi.
  3. Menyediakan library algoritma data processing citra satelit  yang lengkap dan terus disempurnakan serta diuji oleh komunitas pengguna GEE.
  4. Dukungan Application Programming Interface (API) untuk Java Script dan Python, sehingga pengguna bisa lebih leluasa untuk melakukan processing data sesuai kebutuhannya hingga pengolahan data yang lebih kompleks.
  5. GEE menyediakan dokumentasi dan tutorial yang lengkap, termasuk bagi pemula, termasuk katalog penelitian yang pernah dilakukan sebelumnya.
google earth engine data catalog

Salah satu contoh penelitian yang di lakukan menggunakan Google Earth Engine adalah yaitu Studi Monitoring Pengaruh Perubahan Tutupan Lahan pada Surface Urban Heat Island (SUHI) memanfaatkan data Landsat images lebih dari 6,000 scenes sepanjang 20 tahun (1992 – 2011) pengamatan. Studi ini dilakukan di beberapa kota di Amerika Serikat.

Anda bisa bayangkan jika harus memproses data sebanyak itu, mendownload ribuan citra satelit ke PC, memprosesnya (rektifikasi, mosaic, dll) citra satelit tersebut satu demi satu, kemudian di analisa sesuai tahun akuisisi dan membandingkannya dengan tahun akuisisi citra satelit lainnya. Bayangkan jika semua proses harus dilakukan di PC. Pasti butuh spesifikasi computer tinggi dan ruang penyimpanan data yang besar.

Semua proses yang makan waktu dan menghabiskan sumberdaya besar dari sisi PC jika dilakukan sendiri tersebut, akan selesai dengan beberapa baris kode jika dikerjakan menggunakan Google Earth Engine. Professor Matt Hansen dari University of Maryland yang meneliti perubahan tutupan hutan secara global mengatakan, penelitian yang semestinya memakan waktu 15 tahun jika dilakukan di sebuah PC, selesai hanya dalam beberapa hari menggunakan Google Earth Engine.

Klik gambar di bawah untuk download ebook dalam format PDF yang memuat koleksi penelitian memanfaatkan Google Earth Engine sebagai tools processing data remote sensing.

google earth engine applications

Walaupun Google Earth Engine sudah sangat powerful, namun cara pengoperasiannya yang menggunakan browser dianggap oleh sebagian pengguna kurang nyaman.

Kini, pengguna software GIS khususnya QGIS, bisa memanfaatkan Google Earth Engine plugin for QGIS untuk melakukan data processing remote sensing dalam tampilan antarmuka QGIS.

google earth engine plufin for qgis console

Plugin Google Earth Engine for QGIS ini baru dirilis beberapa hari yang lalu (versi 0.01) setelah beberapa waktu dalam masa beta testing. Saat ini hanya bisa digunakan untuk QGIS minimun versi 3.8.

Berikut di bawah ini video dari GIS4Dev yang menjelaskan cara instalasi Plugin Google Earth Engine for QGIS dan contoh penggunaan beberapa script untuk prosesing data citra satelit dari console QGIS.

Ada banyak tutorial tersedia di website Google Earth Engine, sebagian besar tersedia dalam Javascript, jadi Anda harus sedikit melakukan adaptasi karena plugin Google Earth Engine for QGIS menggunakan Python syntax.

google earth engine python syntax

Untuk bisa menggunakan Google Earth Engine dan juga plugin-nya untuk QGIS, Anda harus mendaftar terlebih dahulu dan menunggu review beberapa waktu untuk disetujui. Saya sendiri hanya perlu beberapa jam untuk disetujui setelah mendaftar menggunakan akun email alumi UI.

Semoga bermanfaat untuk semua.