Inilah Teknologi di Balik Google Street View

Posted on

Jakarta akan segera memiliki tampilan foto 360 derajat (Street View) yang bisa diakses melalui Google Maps atau Google Earth paling lambat tahun 2013 mendatang. Indonesia akan menjadi negara ke-45 yang akan memiliki tampilan foto 360 derajat melalui Google Street View.

Google Street View di dukung oleh teknologi canggih yang diluncurkan pada 25 Mei 2007. Konsep teknologi Street View pertama kali di kenalkan oleh perusahaan pencitraan digital, Immersive Media. Google telah bekerja sama dengan perusahaan tersebut sejak kali pertama proyek Street View dimulai. Keduanya kemudian mengakhiri kerjasama tersebut pada Oktober 2007.

Teknik perekaman foto panorama 360 derajat menggunakan sistem kamera 11 lensa yang disebut Dodeca. Ke-11 kamera tersebut merekam gambar dari 11 sudut yang berbeda berdasarkan geometri dodecahedron. Gambar yang direkam oleh kamera tersebut sebenarnya adalah video full-frame resolusi tinggi yang mampu merekam gambar 30 frame per detik. Gambar yang terekam tersebut juga telah memiliki referensi lokasi atau biasa disebut dengan istilah geotag atau georeference.


Kamera 360 derajat yang terletak di atap mobil Google Street View (Kompas.com).

Baca Juga :   10 Penampakan Crop Circles di Google Maps

Kamera tersebut biasanya dipasangkan diatas atap mobil, namun ada kalanya sistem kamera Google Street View dipasang diatas sepeda, troli, perahu bahkan dipegang oleh seorang operator yang berjalan kaki.

Setelah proses perekaman selesai dilakukan, proses berikutnya adalah editing dan mosaik (menyatukan gambar menjadi satu) untuk menghasilkan foto panorama 360 derajat sesuai dengan lokasi sebenarnya di lapangan. Google sendiri berkomitmen menjaga privasi warga dengan memburamkan pelat nomor kendaraan dan wajah pengguna jalan yang terekam kamera Street View. [Via]

Related Posts